Sejarah Orang-Orang Kalah

 

Sejarah selamanya adalah kisah tentang si menang. Si
penakluk yang membawa kebaikan untuk kalian yang hidup sekarang ini. Padahal
sampai kapanpun dalam kehidupan tidak ada hal yang hitam putih, semuanya abu.

Sejarah yang diajarkan di sekolahpun adalah sejarah
pemenang. Murid digiring untuk memahami kisah masa lalu dari sudut
pandang sang penguasa saat ini. Guru di sekolah mengaggung-agungkan
pendiri bangsa. Bung Karno, Bung Hatta, Pak Dirman, dan sederet pelaku sejarah. Betul bahwa orang-orang di atas orang-orang
besar yang patut dihaturkan terima kasih. Sungguh banyak jasa-jasa mereka untuk
hidup kita saat ini.

Tapi mereka adalah orang-orang dari sisi ‘menang’. Mereka
adalah sang penoreh sejarah. Perlu dipahami sejarah tidak sesimpel dongeng
putri salju yang dimana jelas siapa protagonis siapa antagonis. Dalam sejarah
masing-masing pelaku adalah antagonis sekaligus protagonis yang karena perannya
di masing-masing ‘babak’ menghasilkan keputusan yang dampaknya kita rasakan
sekarang ini.

Sayangnya orang-orang ‘kalah’ yang dibungkam tidak diberi
ruang dalam buku sejarah untuk memamerkan sumbangsihnya. Tan Malaka yang
menggagas republik bernama Indonesia pertama kali tidak tertulis namanya di
buku sejarah. Kartosuwiryo yang bersama-sama dengan Bung Karno menuntut ilmu di
rumah Tjokroaminoto dimaki namanya karena pemberontakan DI/TII, padahal dia
juga punya andil besar dalam menjaga kedaulatan negara di awal kemerdekaan.
Atau pemberontakan 1926, pemberontakan masif pertama yang tanpa unsur sektarian
seperti agama atau suku, dilupakan karena gerakan orang-orang ‘kiri’
(orang-orang yang suka nyetop angkot). Dan juga tidak lupa ayah teman
saya yang sampai akhir hidupnya dia terpaksa hidup berkucupan dalam
kekurangannya, semuanya hanya karena ia berada di waktu dan tempat yang salah
sehingga dituduh simpatisan G30S.

Mereka adalah orang-orang yang dibungkam. Dihukum paksa
tanpa bisa membela lewat buku sejarah. Orang-orang yang sedikit banyak punya
andil dalam sejarah bangsa Indonesia. Walaupun buku sejarah tidak
mengungkapkannya, tapi selalu ada hal menarik yang bisa kita petik dari
orang-orang seperti ini.

La Historia Me Absolverá 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s