The Attention Economy (And Why You Should Regain Your Focus)

image

 

Pagi ini saya membuka facebook dan feed paling atas yang saya baca adalah artikel dari kaskus “Suka Duka Pemilik Nomor Absen Awal Saat Di Sekolah”. Kemarin saya iseng-iseng buka twitter dan baca tweet berisi link dari hipwee tentang “15 Kelakuan Kocak Yang Hanya Dilakukan Oleh Kamu Yang Kecanduan Membaca”. Isi keduanya mirip-mirip, penuh gambar, tulisan gak terlalu banyak, dan yang pasti judulnya bikin penasaran banget. Judul macam ini istilahnya “Click Bait” judul yang bermaksud menimbulkan rasa penasaran kita, tapi sayangnya kadang isi artikelnya kurang sesuai dengan judulnya. Tujuan judulnya cuma 1, menarik perhatian kita.

Pada abad pertengahan sumber daya yang paling berharga adalah tanah. Tuan tanah adalah orang-orang paling kaya di zaman itu. Mereka yang punya tanah berarti punya kekuatan produksi besar, terserah dia mau menanam atau menernak apa di tanahnya itu. Pindah ke era industri tanah sudah bukan hal yang  krusial lagi. Dengan mesin berukuran 10×15 meter daya produksinya sudah bisa menandingi tanah yang luasnya berkilo-kilo meter. Di era ini yang langka adalah pekerja. Mesin tadi butuh pekerja terampil untuk mengoperasikannya. Baru di zaman ini konsep ‘job’ ada. Orang dilatih dan diberi gaji tiap bulan untuk mengoperasikan mesin. Dari gajinya dia punya uang lebih untuk dihabiskan. Sekarang yang jadi masalah adalah uang itu mau dihabiskan untuk apa? Dia tidak tau mana yang lebih bagus mobil merk A atau B. Informasi masih sangat kurang, orang yang punya informasi lebih adalah orang yang punya power. Kemudian lahirlah dunia periklanan. Iklan di zaman ini masih penuh dengan informasi. Seperti spesifikasi mobil merk A, kenapa rokok B lebih sehat dari yang lainnya, dll.

Boom! Lahirlah internet yang mengacak-acak segalanya. Sekarang informasi yang dulunya tersembunyi bisa didapat dalam waktu kurang dari 5 menit. Semudah mengetikan kata-kata di google. Ledakan informasi ini malah membuat bingung. Karena saking banyaknya kita tidak tau mana yang harus dibaca, mana yang harus diabaikan.

Saat ini ‘perhatian’ lah adalah hal yang langka. Bagaimana cara paling mudah menarik perhatian? Dengan membuat penasaran. Ini adalah kenapa sekarang kamu sering lihat judul artikel semacam ‘9 hal yang cuma generasi 90-an paham’, ini juga adalah alasan kenapa politisi lebih banyak pamer muka ke tv daripada menyelesaikan masalah. Ini juga kenapa teman-temanmu di socmed kelihatannya punya hidup yang ‘wah’. Yang mungkin memang kehidupan mereka lebih baik dari kamu, tapi percaya deh mereka juga punya masalah-masalahnya sendiri kok. Hidup mereka bukan cuma gold & glory. Cuma sayangnya entah kenapa otakmu memfilter hal-hal menyebalkan dari hidup mereka, yang kamu perhatikan cuma keglamoran hidupnya. Ya tapi itu memang cara otak bekerja sih, jadi tidak ada yang bisa disalahkan.

Sekarang kamu sudah tau hal yang paling penting adalah perhatian kamu. Bahagianya ini adalah hal yang sepenuhnya ada di kendali kamu, tidak seperti tanah dan informasi yang kamu tidak punya kendali langsung.

Kita hidup di zaman ‘Attention Economy’. Seperti bagaimana generasi orang tuamu belajar mendapat informasi yang bisa dipercaya, generasi kita juga harus belajar bagaimana mengendalikan perhatian. Karena ini adalah mata uang generasi kita.

Indahnya internet bukan cuma berisi  feed social media teman-teman ‘glamor’ kamu atau cuma artikel-artikel hiburan. Informasi yang tak terbatas di internet berarti juga ada kesempatan yang tak terbatas di sana. Kalau kamu bisa mengendalikan fokus kamu ke hal-hal semacam coursera, codecademy, duolingo, dan instructables dan mengabaikan hal-hal gak penting berarti kamu sudah dapat kekutan supermu di zaman ini. Karena perhatianmu itu dijual lewat iklan loh. Jadi coba kendalikan fokusmu!

Ok sudah yah sekarang saatnya saya ngejunk di kaskus dan cari video kucing di reddit.

image
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s