How to Get Your Dream Job!

job

Kerja! Selalu jadi momok buat kamu yang baru lulus kuliah. Kamu merasa ogah harus. Malas, tapi kalo tidak kerja lalu apa? Itu hal yang dirasakan mayoritas pemuda di awal umur 20an. Tapi apa kamu sudah mulai melamar kerja? Sudah dapat panggilan interview? Atau malah sudah dapat tempat kerja yang pas? Selain bantu doa (AMIN!) saya juga akan kasih kamu tips sederhana yang akan meningkatkan 73% kemungkinan kamu diterima kerja. Langsung saja:

1. Research!
Kamu harus tau itu perusahaan yang kamu lamar bergerak dibidang apa, apa value perusahaan itu, berita terakhir dari perusahaan tersebut. Ada manager HRD yang pernah bercerita kepada saya, katanya 70% orang yang melamar pekerjaannya itu asal tanpa tahu latar belakang perusahaan itu. Untuk masalah ini google adalah teman terbaikmu. Ketik nama perusahaan yang kamu lamar ke google dan baca info-info terbarunya.

2. Tanya
Di akhir interview pasti sang pewawancara akan bilang ‘Apa ada pertanyaan?’. Kamu akan keliatan tidak tertarik kalau menjawab ‘tidak’. Kamu harus punya pertanyaan, minimal 3. Pertanyaan favorit saya: 1. Akan seperti apa rutinitas saya sehari-harinya? 2. Hal tersulit apa yang akan saya temui dipekerjaan ini? 3. Apa yang paling bapak/ibu sukai dari kantor ini?

3. Jujur Yang Strategik
Ini istilah yang saya buat sendiri. Apa maksudnya? Jadi begini, pasti sang pewawancara akan bertanya ‘Apa kelemahanmu?’. Tipikal tips wawancara kerja memberi saran jawaban ‘Saya bekerja terlalu keras’. Well semua orang waras tau itu omong kosong. Coba jawab yang sesungguhnya adalah kelemahanmu, tapi disertai dengan upaya kamu memperbaikinya. Misal, saya kalau kerja berantakan oleh karena itu saya selalu pakai todoist dan evernote app buat jadwal kerja saya. Atau bisa juga menjawab dengan kelemahanmu yang tidak relevan dengan pekerjaan tersebut. Misal ketika kamu melamar pekerjaan sebagai desainer grafis kamu bilang bahwa kamu lemah di angka.

4. Follow Up
Just as simple as sent thank you sms. Ya paling tidak setelah sampai rumah kamu kirim sms ke bapak/ibu yang tadi mewawancarai kamu. Mengucapakan ‘terima kasih atas kesempatannya pak/bu, saya berharap bisa berkontribusi di perusahaan bapak/ibu’. Ya begitu juga sudah cukup kok.

Next time kalau kamu dipanggil interview kerja jangan lupa 4 hal ini ya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s