Should Work Have A Meaning?

Adam Smith berargumen, jika sebuah pabrik jarum harus melewati 12 tahap untuk menghasilkan jarum, maka akan lebih produktif jika ada 12 orang yang masing-masing mengerjakan 1 tahapannya ketimbang jika ke 12 orang itu mengerjakan tahapan 1-12.

Ya, kalau diukur dari efektivitas secara rasional hal ini memang benar, produktivitas bakal naik. Tapi argumen ini melupakan 1 faktor penting, manusia itu sendiri. Manusia dianggap sebagai robot, penghasil jarum yang hanya bisa dimotivasi dengan uang saja.

Padahal uang cuma salah satu dari faktor-faktor motivasi. Manusia butuh merasa dibutuhkan, berkontribusi bagi sesuatu yang penting.

Ya, gw pikir kalau orang mengerjakan tahapan 1-12 dia bakal lebih merasa menghasilkan sesuatu, dia sadar dia yang membuat jarum itu. Dan jarum itu bakal banyak digunakan, mungkin untuk rumah sakit. Secara tidak langsung dia berkontribusi untuk menyelamatkan nyawa 1 orang.

Indah kan? Sering gaji bukan hal yang paling penting dalam motivasi. Gaji 20 juta tapi tiap hari hasil kerja lw gak dianggap, cuma dirobek dan dimasukkan ke shredder, gw yakin lw gak bakal betah.

Mari berkontribusi!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s