Book Review : The Adventures of Huckleberry Finn

image

Wow, buku ini salah satu American Greatest Litterature. Hemingway pernah bilang semua karya literatur modern Amerika berasal dari buku ini.

What’s so special ey? Hmm, buku ini berkisah tentang seorang anak kecil (Huckleberry Finn) dari Mississipi yang kabur dari ayahnya yang seorang pemabuk. Di pelariannya tersebut tanpa sengaja dia bertemu dengan Jim, seorang budak yang kabur dari majikannya (orang tua angkat Huck Finn) karena mau bertemu istrinya. Ya, buku ini bersetting di Amerika yang mana waktu itu bagian selatan masih melegalkan perbudakan dan bagian utara telah meniadakan perbudakan.

Di sepanjang perjalan banyak petualangan yang mereka dapatkan. Pernah Huck dan Jim bertemu dengan bajak laut (bajak sungai kali yah : pirate) dan menyelidiki kapalnya diam-diam. Jim dan Huck pernah juga bertemu dengan 2 orang penipu yang mengaku seorang Duke dan keturunan langsung Louis XVI, ya dia mengaku sebagai Louis XVII. Walaupun Huck tau dia berbohong dia mengikuti saja kemauannya. Ending buku ini antara lucu, menggemaskan, dan mengharukan. Seorang anak kulit putih menolong seorang budak kulit hitam yang memanggilnya ‘teman’ untuk mendapatkan kebebasannya.

Buku karangan Mark Twain ini menghajar langsung prasangka rasisme pada waktu itu, karena pada zaman itu rasisme masih sangat-sangat kental. People are people, some are good some are bad it’s not because of his/her skin color. Buku wajib buat kamu yang suka kisah klasik, persahabatan, atau suka sejarah.

Happy Reading

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s